oleh

5 Tahun Pembangunan Masjid An-nur Pohea Mangkrak!

Maluku Utara, (cMczone.com) – Banyaknya proyek pembangunan rumah ibadah di Kepulauan Sula terhenti, termasuk pembangunan Masjid An-nur di Desa Pohea, Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, yang mangkrak terhitung selama 5 tahun.

 

Alasan terhentinya sejumlah pembangunan rumah ibadah tersebut, dikarenakan anggaran yang dialihkan untuk penanganan wabah covid-19 di Kepulauan Sula, Maluku Utara.

 

Namun, seperti dilansir media online (27/1) kemarin, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Kepulauan Sula, Basri menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula akan kembali merehab rumah ibadah.

 

Atas pernyataan tersebut, Aktivis Muda asal Kepulauan Sula, Mulyadi hendak mempertanyakan bahwa, faktor apa sehingga Masjid An-nur Desa Pohea yang lama dibangun tak kunjung terselesaikan.

 

“Dalam pernyaatan Plt. Kesra yang dikutip dalam media online Beritalima, saya tidak melihat kejelasan terkait 36 pembangunan Masjid yang mangkrak, salah satunya Masjid An-nur Desa Pohea yang katanya akan dilanjutkan pada tahap 5,” beberapa Mulyadi, saat dihubungi wartawan Via Whatsapp, Minggu (31/1/2021).

Baca Juga :   Pemuda Pohea Tolak Hasil Musdes Sepihak

 

Padahal, pembangunan Masjid An-nur di Desa Pohea itu dikerjakan dari tahun 2015 dan ditargetkan akan tuntas pada 2019, tetapi sampai sekarang belum ada penyelesaian ditambah dengan kondisi keuangan pada tahun 2020 dikabarkan nihil.

 

Dilain sisi, pengerjaan pembangunan Masjid An-nur ini juga telah menelan anggaran APBD sebanyak 4 Milyar lebih hingga ke tahap ke empat pekerjaan.

 

Hingga begitu, untuk membuktikan kinerja yang lebih serius membangun, Mulyadi minta agar pihak yang menangani pembangunan Masjid An-nur saat ini supaya lebih maksimal.

 

“Kepercayaan kami terhadap pihak yang menangani pembangunan masjid an-nur Desa Pohea¬† kemarin sudah hilang, Jangan membuat kepercayaan kami terhadap pihak yang saat ini menangani pembangunan Masjid An-nur Desa Pohea juga hilang,” pungkasnya.

Baca Juga :   Akibat Hujan, Jalan di Bobong Ini Tergenang Air

5 Tahun Pembangunan Masjid An-nur Pohea Mangkrak!

Maluku Utara, (cMczone.com) – Banyaknya proyek pembangunan rumah ibadah di Kepulauan Sula terhenti, termasuk pembangunan Masjid An-nur di Desa Pohea, Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, yang mangkrak terhitung selama 5 tahun.

Alasan terhentinya sejumlah pembangunan rumah ibadah tersebut, dikarenakan anggaran yang dialihkan untuk penanganan wabah covid-19 di Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Namun, seperti dilansir media online (27/1) kemarin, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Kepulauan Sula, Basri menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula akan kembali merehab rumah ibadah.

Atas pernyataan tersebut, Aktivis Muda asal Kepulauan Sula, Mulyadi hendak mempertanyakan bahwa, faktor apa sehingga Masjid An-nur Desa Pohea yang lama dibangun tak kunjung terselesaikan.

“Dalam pernyaatan Plt. Kesra yang dikutip dalam media online Beritalima, saya tidak melihat kejelasan terkait 36 pembangunan Masjid yang mangkrak, salah satunya Masjid An-nur Desa Pohea yang katanya akan dilanjutkan pada tahap 5,” beberapa Mulyadi, saat dihubungi wartawan Via Whatsapp, Minggu (31/1/2021).

Baca Juga :   Semiotik 2 Jari Oleh Oknum Penyelenggara Pemilu di Taliabu, Menuai Persoalan!

Padahal, pembangunan Masjid An-nur di Desa Pohea itu dikerjakan dari tahun 2015 dan ditargetkan akan tuntas pada 2019, tetapi sampai sekarang belum ada penyelesaian ditambah dengan kondisi keuangan pada tahun 2020 dikabarkan nihil.

Dilain sisi, pengerjaan pembangunan Masjid An-nur ini juga telah menelan anggaran APBD sebanyak 4 Milyar lebih hingga ke tahap ke empat pekerjaan.

Hingga begitu, untuk membuktikan kinerja yang lebih serius membangun, Mulyadi minta agar pihak yang menangani pembangunan Masjid An-nur saat ini supaya lebih maksimal.

“Kepercayaan kami terhadap pihak yang menangani pembangunan masjid an-nur Desa Pohea¬† kemarin sudah hilang, Jangan membuat kepercayaan kami terhadap pihak yang saat ini menangani pembangunan Masjid An-nur Desa Pohea juga hilang,” pungkasnya.

Komentar

Berita Lainnya