oleh

Prajurit dan PNS Lantamal IV Ikuti Sosialisasi Buku Saku ZI Menuju WBK dan WBBM

Tanjungpinang, Kepri (cMczone.com) – Usai apel pagi, segenap Prajurit dan PNS Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Lantamal IV) Tanjungpinang, mengikuti Sosialisasi tentang Buku Saku Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). 

Sosialisasi tersebut berlangsung di lapangan apel Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jalan Yos Sudarso, No.1, Batu Hitam, Kota Tanjunginang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (22/3/2021).

Asisten Perencana dan Anggaran Komandan Lantamal IV (Asrena Danlantamal IV) Letkol Laut (S) Dwiarmanto, ST, M.Ak, M.Tr.Hanla, MM, selaku Kepala Bidang Manajemen Perubahan Lantamal IV menjelaskan, bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah memberikan gambaran kepada segenap Prajurit dan PNS Lantamal IV tentang apa itu ZI, WBK dan WBBM.

Baca Juga :   Dandim Tekankan Jajaran dan Keluarga Besar Kodim 0315/Bintan Bijak Gunakan Medsos

“Agar dapat dipahami apabila ada penilai dari Kemen Pan dan RB dapat menjelaskan dengan baik,” ujar Letkol Laut Dwiarmanto.

Selain itu, kata Letkol Laut Dwiarmanto, di dalam Buku Saku juga menjelaskan tentang Pencanangan Pembangunan ZI, Proses Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM. Kemudian 2 komponen yang harus dibangun dalam ZI adalah Komponen Pengungkit dan Komponen Hasil.

“5 komponen pengungkit itu adalah Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Sedangkan Komponen Hasil yaitu terwujudnya Pemerintahan yang Bersih dan Bebas KKN dan Terwujudnya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik kepada masyarakat,” jelas Letkol Laut Dwiarmanto.

Baca Juga :   Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Tanjungpinang Kunjungi Korban Banjir dan KTN

Selain itu juga diberikan penjelasan tentang KKN, suap menyuap, penyalahgunaan jabatan, pemerasa dan penggunaan Whistle Blower System (WBS) yang merupakan sebuah mekanisme penyampaian pengaduan dugaan tindak pidana korupsi yang telah terjadi atau akan terjadi.

“Yang melibatkan pegawai dan orang lain yang dilakukan di dalam organisasi tempatnya bekerja,” pungkas Letkol Laut Dwiarmanto.

Editor : Budi Adriansyah | Sumber : Dispen Lantamal IV

Komentar

Berita Lainnya