oleh

Dosen Fakultas Pertanian UIR Taja Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Tirta Siak

Pekanbaru,(cMczone.com) – Dr, Fahrial, SP, SE, ME, Ir. Hj. Septina Elida, M.Si, Sri Mulyani, SP., M.Si, Ilma Satrianan Dewi, SP., M.Si dan Salmita Salman, S.Si, M. Si yang tergabung dalam tim Dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau (Faperta UIR) bersama dengan dua mahasiswa, Mattalail Fajri Yansyah dan Wanda Saputra, melakukan pengabdian masyarakat dalam rangka mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat dengan melakukan penyuluhan pada masyarakat Kelurahan Tirta Siak Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Kamis, (10/04/21).

Pengabdian masyarakat kali mengangkat Tema, “ Budidaya sistem aquaponik dan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) di Era New Normal”. Acara pengabdian ini di ikuti puluhan masyarakat Kelurahan Tirta Siak, tidak lupa pula memperhatikan protokol kesehatan.

Acara dimulai jam 14:00 dihadiri kuga oleh Dosen Universitas Riau dan acara ini dibuka langsung okeh Sekretaris Lurah yaitu Neneng Faridah, S. IP.

Baca Juga :   Polsek Rumbai Pesisir Lakukan Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke - 75

Acara dimulai dengan pembekalan materi kepada masyarakat keluarahan Tirta Siak bahwa, pelatihan sistem aquaponik dan POC sangat membantu untuk hidup sehat dan memberikan keuntungan sebagai alternatif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Wajar kalau pelatihan ini diberikan kepada masyarakat sejak dini, TerKhusus untuk menghadapi Era New Normal ini.

Setelah pembekalan materi, mahasiswa mempraktekkan cara membuat media aquaponik dan POC secara manual. Pembuatan aquaponik menggunakan ember 80 liter sebagai wadah untuk pembesaran ikan, dan untuk media sayuran menggunakan gelas plastik yang dilubangi bagian bawahnya, serta diberikan kain flannel untuk sumbu menyerapan air.

Masing-massing gelas diisi arang, lalu dikaitkan menggunakan kawat besi disekeliling permukaan ember. Sedangkan untuk pembuatan POC, menggunakan air cucian beras sebanyak 100 mili sebagai bahan baku, setalah itu masukkan pula parutan gula merah sebanyak 1/4 kilogram dan 1 buah ragi tape yang sudah dihancurkan kedalam wadah, aduk semua bahan tersebut hingga rata dan jadi satu, selanjutnya masukkan campuran tersebut ke dalam botol berukuran 5 liter tutup wadah rapat-rapat, diamkan selama 7 hingga 10 hari, apabila ada terdapat belatung berarti proses pembuatan POC telah berhasil dan siap diaplikasikan menjadi pupuk pada tanaman.

Baca Juga :   Bupati dan wakil Bupati Rohil Terpilih 2020 Afrizal/Sintong dan H.Sulaiman kunjungi Pajak Lama Bagan Batu Pasca Kebakaran

Hal ini dapat dipraktekan pada budidaya berbagai jenis sayuran, seperti selada, daun mint, pakcoy, sawi, dan sayuran lainnya. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menambah informasi dan pengatahuan terhadap perkembangan teknologi dalam sektor pertanian.

Komentar

Berita Lainnya