oleh

Mengerikan, Perosotan Yang Meminta Tumbal Jiwa

cmczone.com–Pada 7 Agustus 2016, Caleb Schwab yang berusia 10 tahun sedang menikmati liburan di taman hiburan Schlitterbahn di Kansas. Saat menggunakan perosotan Verruckt sepanjang 50 meter, salah satu atraksi terbesar di tempat tersebut, rakit ban tiba-tiba melayang ke udara dan menabrak jaring pengaman, membunuhnya seketika.

Awalnya diasumsikan sebagai kecelakaan, tetapi penyelidikan panjang setelah kematiannya akan mengungkapkan kebenarannya. Perosotan itu tidak aman dan seharusnya tidak pernah diizinkan untuk beroperasi sejak awal.

Perosotan Verruckt adalah ide dari Jeff Henry, salah satu pemilik Schlitterbahn, yang menginginkan untuk membangun seluncuran air tercepat di dunia. Setelah mantab dengan rencananya, dia kemudian menawarkan pembuatan perosotan ke beberapa kontraktor, tetapi tidak ada satupun yang bersedia melakukan pembangunannya.

Dengan percaya diri, Jeff Henry memutuskan untuk mendesain dan membangun sendiri kontruksi wahana tersebut. Perosotan Verruckt terdiri dari dua bagian, menurun dari ketinggian tujuh belas lantai kemudian menanjak pendek berakhir dengan turunan tajam kedua. Pengunjung harus memanjat lebih dari 200 anak tangga ke puncak menara sebelum meluncur ke bawah menaiki rakit ban yang dibuat khusus untuk tiga orang.

Baca Juga :   Israel Mengirim 5 Ribu Vaksin Covid-19 Untuk Petugas Kesehatan Palestina

Selama pengujian, pengelola menggunakan karung pasir yang dipasang ke rakit ban kemudian didorong untuk meluncur ke bawah. Pada beberapa kesempatan pengujian tercatat bahwa rakit ban meloncat keluar di ujung ruas tanjakan, terkadang menabrak jaring pengaman yang telah ditambahkan di sana.

Untuk mengurangi bahaya tersebut, seluruh bagian bawah wahana dihancurkan dan dibangun kembali pada sudut yang lebih rendah dan batas berat badan ditetapkan untuk kelompok dewasa dan anak-anak guna memastikan bahwa mereka tidak terlempar keluar selama menanjak.

Jeff Henry bukanlah seorang desainer atau insinyur profesional yang khusus membangun wahana permainan. Keinginan untuk membuka taman tersebut pada 2014, mendorong desainer yang dia sewa untuk bekerja sepanjang waktu, yang seharusnya memerlukan perhitungan dan tes yang banyak memakan waktu.

Media tidak menyadari hal tersebut karena tidak mengetahui uji keamanan yang gagal. Keputusan negara bagian Missouri mengizinkan Schlitterbahn memeriksa sendiri wahana-wahana miliknya, negara bagian Missouri juga tidak pernah menyadari bahwa wahana perosotan itu tidak aman.

Baca Juga :   Peristiwa Sejarah Pada 13 Februari

Ketika wahana perosotan Verruckt diresmikan banyak menarik liputan media nasional dan dinobatkan sebagai wahana taman air baru terbaik di dunia versi Golden Ticket Awards 2014. Selama beberapa tahun setidaknya sudah ada 13 pengunjung yang mengalami cedera ketika menggunakan perosotan Verruckt, biasanya akibat rakit ban mereka terlempar keluar dan menabrak jaring pengaman yang menutupi sisi wahana.

Pengawas dan pengelola dengan cepat membungkam pengunjung yang mengalami kejadian buruk itu untuk melindungi investasi taman hiburan tersebut. Mereka membayar korban yang terluka dan mengabaikan masalah keamanan yang diajukan oleh para staf dan penjaga taman hiburan.

Kecelakaan yang menewaskan Caleb Schwab tidak terhindarkan yang seharusnya itu bisa diantisipasi. Ketika rakit ban yang Caleb tumpangi melayang ke udara, kepalanya terbentur ke salah satu penyangga besi yang menahan jaring pengaman, membunuhnya seketika dan melemparkannya.

Baca Juga :   PEKAT IB Riau: We Ask The Commission III of The Indonesian Parliament For The Process Of This Case

Kedua wanita yang menggunakan perosotan Verruckt juga mengalami luka serius tetapi selamat. Jasad Caleb Schwab bersama rakit ban terlempar ke bagian ujung perosotan, meninggalkan jejak darah.

Setelah kecelakaan itu, perosotan Verruckt ditutup secara permanen dan keputusan untuk mengizinkan Schlitterbahn memeriksa sendiri wahananya dicabut. Para insinyur memeriksa wahana Verruckt sebelum dihancurkan dan mencatat bahwa wahana itu tidak sesuai dalam berbagai hal dengan peraturan standar keselamatan dasar.

Jeff Henry dan dua rekan pemilik serta seorang desainer ditangkap dan didakwa melakukan pembunuhan yang tidak disengaja. Tetapi tuduhan itu akhirnya dibatalkan setelah bukti yang tidak dapat diterima di pengadilan. Schlitterbahn Kansas terus beroperasi hingga hari ini, meskipun perosotan Verruckt sejak kejadian itu telah dirobohkan. Tidak ada tugu peringatan untuk mengenang Caleb Schwab, korban yang berusia sepuluh tahun.

referensi 

 

 

Komentar

Berita Lainnya