Ekonomi Kepri Menguat, KPK Apresiasi Kerja Keras Ansar Ahmad

Tanjungpinang (Kepri), cMczone.com – Capaian pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai 6,9 persen tidak terlepas dari kerja keras Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad yang tanpa kenal lelah membangun kekuatan pondasi ekonomi. 

Demikian dikatakan oleh Ketua Umum Kesatuan Pelaut Kepulauan Riau (KPK), Andi Seri, M. Mar, kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

“Apa yang dirilis oleh BPS tentang pertumbuhan ekonomi Kepri itu berasal dari data akurat yang berasal dari kajian yang mendalam dan bisa dipertanggungjawabkan. Tentu kita apresiasi kerja keras Pak Gubernur, meski dalam situasi pandemi Covid-19 tetapi perekonomian Kepri masih mencatat pertumbuhan yang positif,” kata Andi.

Menurut Andi, berbagai kebijakan Gubernur Kepri yang mendorong investasi mudah dan murah merupakan faktor penting yang mendorong kuatnya perekonomian di Kepri.

Baca Juga :   Ekonomi Tumbuh 7 %, Golkar Kepri Apresiasi Airlangga Hartarto

“Investasi itu penting. Geliat perekonomian suatu daerah selalu dilihat dari besarnya investasi yang masuk. Karena itu kebijakan Gubernur Ansar Ahmad tentang kemudahan investasi merupakan mata pisau yang mengiris jalur birokrasi yang selama ini banyak dikeluhkan oleh para pengusaha,” kata Andi.

Untuk itu, Andi berharap, kebijakan Gubernur tentang pelayanan investasi harus secara massive bisa dilakukan di kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Kepri.

“Regulasinya sudah ada. Yang diperlukan saat ini para aktor pelaku di lapangan untuk bisa bekerja profesional dalam mengejawantahkan perintah Gubernur Kepri di lapangan,” tegas Andi.

Kalau semua lini bekerja dengan baik, maka investasi akan berkembang. Kalau investasi yang masuk cukup besar maka soal pertumbuhan ekonomi yang terus menguat, itu bukan sebuah utopia dan mimpi kosong.

Baca Juga :   Segini Besaran Bantuan Untuk UKM Tahap 3 Tahun 2021

“Gubernur sudah bekerja keras siang dan malam. Kini giliran kita untuk ikut berkontribusi bagaimana agar ekonomi Kepri terus menguat dengan ikut mendorong kebijakan tersebut agar teraplikasi di lapangan dengan baik,” pungkas Andi.

Editor : Budi Adriansyah