Viral” Diduga Seorang Pekerja Diterkam Harimau Sumatra, Tim Gabungan Polres Muaro Jambi Dan BKSDA Prov Jambi Evakuasi Korban Di Lokasi

cMczone.com – Pada hari Sabtu 26 Maret 2022 PKL 10.00 wib dapat laporan dari warga melului via telpon seluler bahwa ada nya seorang pekerja di area HPH PT.PDI Km 27 wilayah Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh diduga di terkam Harimau Sumatra.Senin 28/3/2022

Saat dikonfirmasi Kapolsek Kumpeh ilir Akp Dedi Subandi terkait adanya kejadian salah satu pekerja yang diduga di terkam Harimau Sumatra dilokasi HPH PT PDI, saya dihubungi warga melalui via telpon seluler bahwa ada kejadian diduga di terkam Harimau Sumatra, dan saya langsung perintahkan Kanit Reskrim Polsek Kumpeh ilir yang didampingi 2 anggota Polsek Kumpeh ilir menuju lokasi kejadian di km 27 wilayah Desa Pematang Raman.

Untuk identitas korban, Nama Firdaus umur 42 tahun, jenis kelamin Laki-laki, Agama Islam, Pekerjaan Swasta, Alamat Prov. Pekan Baru.

Saksi-saksi.
1. Putra Irawan, 21 tahun, Laki-laki, Islam, Swasta, Alamat Kab. Muaro Tebo.

2. Ilham Dwi Novian, 17 thn, laki-laki, Islam, Swasta, Alamat Kec. Sungai Gelam, Kab. Muaro Jambi.

Baca Juga :   Pengurus DPD PJI-Demokrasi Propinsi Riau Resmi Terbentuk dan di SK-Kan

3. Ariyanto, 17 thn, laki-laki, Islam, Swasta, Kec. Sungai Gelam, Kab. Muaro Jambi.

Berdasar kan keterangan saksi-saksi peristiwa terjadi pada hari Jum’at tgl 25 Maret 2022 PKL sekira pukul 13.00 wib yang mana Korban An. Firdaus bersama 3 org rekan kerja nya An. Ariyanto, Putra Irawan dan Ilham sedang istirahat kerja di dalam kawasan hutan HPH PT. PDI di Km 27, posisi Korban saat itu sedang bersama dengan Saudara Ariyanto tidak jauh dari lokasi alat Excapator sedang kan Saudara Ilham dan Putra Irawan berada di atas Excapator.
Saat sedang beristirahat Sdr Ilham yg sedang bersama Sdr Putra Irawan melihat se ekor harimau Sumatra berjalan mendekati arah korban yg saat itu berdiri bersama Saudara Ariyanto dan Saudara Ilham langsung berteriak ke arah korban dan Ariyanto.
Mendengar teriakan tersebut Saudara Ariyanto berlari ke arah Excapator sedangkan Korban berlari ke arah semak belukar menjauh dari alat Excapator, saat itu Saudara Ilham melihat Harimau Sumatra tersebut bergerak mengejar arah Korban yg sedang ber lari di dalam semak belukar dan saat itu Saudara Ilham, Putra Irawan dan Ariyanto mendengar 1 kali teriakan korban meminta tolong yang selanjut nya tidak ada terdengar lagi teriakan korban.
Selanjut nya 3 orang saksi pergi keluar dari lokasi hutan HPH PT.PDI ke pemukiman penduduk untuk meminta pertolongan, pada hari Sabtu 26 Maret 2022 PKL 09.00 wib s/d 14.00 wib di lakukan pencarian terhadap korban dan berhasil di temukan tidak bebarapa jauh dari lokasi saat korban di kejar Harimau Sumatra, korban di temukan telah meninggal dunia dalam keadaan bagian kepala, kaki dan jari-jari tangan sudah tidak ada lagi, atas peristiwa penemuan korban tersebut warga segera memberikan informasi melalui via telpon ke Polsek Kumpeh Ilir.

Baca Juga :   Formasi Riau Kecewa Kunjungan Kapolri, KLHK dan Panglima TNI Di Riau

lanjut kapolsek, Atas laporan tersebut Polsek Kumpeh Ilir segera berkoordinasi dengan Regident Polres Muaro Jambi dan BKSDA Prov. Jambi mendatangi lokasi kejadian, melakukan evakuasi jasad korban dan mencari bagian tubuh korban dan saat di lokasi kejadian tidak berapa jauh dari jasad korban di temukan bagian kepala dan kaki korban yg selanjut nya di lakukan evakuasi jasad korban ke pemukiman penduduk di Desa Petaling.
Berkoordinasi dengan Regident Polres Muaro Jambi dan BKSDA Prov. Jambi.
2. Mendatangi TKP.
3. Melakukan evakuasi Jasad Korban.
4. Mencatat saksi-saksi.
5. Membawa jasad korban ke Rumkit Kota Jambi.
6. Melaporkan ke pada pimpinan.

Korban bersama bersama 3 orang saksi bekerja sebagai karyawan dari kontraktor yang memenang kan tender atas bangunan fasilitas PT. PDI dengan kegiatan saat ini pengambilan bagian jalan Rel bekas Lori terbuat dari besi di area hutan HPH PT. PDI Km. 27, Desa Pematang Raman, Kec. Kumpeh dan pada saat istirahat kerja Korban di kejar dan diduga di terkam Harimau Sumatra sehingga meninggal dunia dengan kondisi jasad korban dalam keadaan bagian kepala, kaki dan jari-jari tangan sdh terpisah pada bagian tubuh. Jelas Kapolsek(Edy)