“Sosialisasi Perda Ala Payakumbuh”

cMczone.com – Berbeda dari kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) pada umumnya, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi, adakan acara sosialisasi dengan cara gembira bersama kenalan dan mitra lama (18/07).

Bertempat di lokasi yang dikenal sebagai pelopor seni dan budaya, Agam Jua cafe sengaja di ‘booking’ sejak pagi untuk menjamu undangan yang sebagian besar adalah Pensiunan Pejabat/ASN, Anggota Dewan dan Tokoh Masyarakat.

Perda No 17 Tahun 2018 berisi tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, sosialisasi terhadap Perda ini telah tertunda sejak 4 tahun setelah pengesahannya karena pandemi covid yang diakui Supardi cukup membuatnya khawatir karena kandungan dari Perda ini adalah hak masyarakat yang seharusnya bisa dimanfaatkan secara optimal (baca: Perda No 17 Tahun 2018 Berisi Hak Rakyat…. cMczone.com)

“Karena itu dalam sosialisasi kali ini kita undang rekan-rekan pensiunan, baik itu pensiun pejabat/ASN, Purnawirawan, mantan Anggota Dewan yang sudah memahami prosedur dan familiar dengan produk seperti Perda, sehingga lebih mudah untuk menangkap konten serta dapat meneruskan informasi nya ke masyarakat,” ujar Supardi.

Baca Juga :   Ansar Ahmad: Ini Bukan tentang Saya atau Anda, Ini tentang Kepri Kita ke Depan

Acara yang digagas Supardi ini meskipun resmi namun hangat dan cair, sebagaimana diketahui bahwa Supardi adalah tokoh masyarakat Payakumbuh yang pernah terpilih sebagai Anggota Dewan Kota Payakumbuh periode 2004-2009, memiliki sejarah panjang dengan daerah kelahirannya menjadikan acara sosialisasi berasa seperti acara reuni.

Hadir sebagai undangan adalah grup pensiunan ASN atau disebut grup Palanta Pensiunan yang berisi para pensiunan pejabat/ASN di Kota Payakumbuh dan Kab. Limapuluh Kota, lalu ada grup mantan anggota parlemen dan juga grup yang tak kalah seru adalah Kelompok Meja 6 yang terdiri dari para senior dari segala profesi di Kota Payakumbuh dan Kab Limapuluh Kota.

Pendiri Kelompok Meja 6, Buya Win menyetujui konsep sosialisasi semacam ini. “Selain santai karena tidak terlalu formil, ini menjadi lebih mudah dipahami, audience yang diundang juga sangat tepat karena dapat lebih optimal menjangkau dan memberi informasi serta arahan kepada masyarakat,” Tuturnya.

Baca Juga :   Diskusi dengan MPC PP Kab. Solok, Maigus: Solok Butuh Perubahan Nyata

Dari pantauan media, lebih dari 150 undangan yang hadir baik ibu-ibu dan bapak-bapak tampak serius pada saat season pertama pembahasan materi Sosperda, dibuka oleh sambutan mantan Ketua DPRD kota Payakumbuh Jendrial dan dilanjutkan oleh mantan Asisten III H. Amirul Dt Karaiang lalu diisi oleh materi utama Supardi.

Terakhir adalah acara makan bersama, yang mana suasana dipecah oleh sorakan ramai karena suara serak berintonasi dalam dari penampilan panggung Mister Epi Belanda dari Kelompok Meja 6 membawakan lagu “Kau Puasi” yang dipopulerkan oleh penyanyi legenda Kris Biantoro, acara santai yang akrab ini terus mewarnai suasana diantara diskusi-diskusi ringan di setiap pojokan ruangruang dan penampilan-penampilan panggung undangan yang lain.

Baca Juga :   Kecewa Manuver Politik Prabowo, FPI Tunggu Perintah Habib Rizieq

Penulis: Pache