Cmczone.com, Sijunjung – Pemerintah Kabupaten Sijunjung kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Exit Meeting antara jajaran Pemerintah Kabupaten Sijunjung bersama tim pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan Sumatera Barat, yang dipimpin langsung oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, Jumat (13/3/2026).

Ketua Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Posma Johannes Sihombing, menjelaskan bahwa Exit Meeting merupakan agenda evaluasi akhir sebelum hasil pemeriksaan disampaikan secara resmi dan final kepada pemerintah daerah.
Menurutnya, dalam tahapan ini pemerintah daerah diberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi, melengkapi dokumen, serta menyampaikan penjelasan terkait berbagai temuan yang diperoleh selama proses audit berlangsung.
“Melalui Exit Meeting ini, diharapkan seluruh temuan yang ada dapat dibahas secara objektif. Pemerintah daerah juga dapat memastikan seluruh data dan dokumen yang diperlukan oleh tim pemeriksa telah disampaikan secara lengkap,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menyampaikan apresiasi kepada tim BPK RI Perwakilan Sumbar yang telah melaksanakan pemeriksaan secara profesional di Kabupaten Sijunjung.
Ia menilai, proses audit yang dilakukan BPK bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan menjadi sarana penting untuk melakukan evaluasi dan perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim BPK RI Perwakilan Sumbar yang telah melaksanakan pemeriksaan di Kabupaten Sijunjung. Hasil pemeriksaan ini tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah agar semakin transparan, akuntabel, serta sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Benny.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar memberikan perhatian serius terhadap setiap rekomendasi yang disampaikan oleh BPK. Menurutnya, tindak lanjut yang cepat dan tepat terhadap rekomendasi tersebut merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas administrasi serta pengelolaan anggaran daerah.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah dalam memastikan pengelolaan keuangan berjalan tertib, efektif, dan mampu mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, setiap OPD diminta untuk terus memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan ketelitian dalam penyusunan laporan keuangan, serta memastikan seluruh kegiatan dan penggunaan anggaran telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Sijunjung, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.
Langkah ini tidak hanya untuk memenuhi standar administrasi, tetapi juga sebagai upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Dengan dilaksanakannya Exit Meeting ini, diharapkan seluruh proses pemeriksaan dapat diselesaikan dengan baik serta menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih profesional di masa mendatang.(*)








