Peduli Rekan Se-Profesi, RH Doakan Acin Cepat Sembuh

Wartawan cmczone.com Riki Hidayat atau populer dengan nama pena RH bersana Istri (Rini) datang menjenguk rekan se-Profesi (Wartawan) yang sedang tergolek lemah karena sakit dirumahnya, di kandang lamo tanjuang pati, nagari Sarilamak, Kab. Limapuluh Kota Minggu 15/3.

Rekan Acin (Anton Cino) mengalami kecelakaan tunggal pada Dini 1 Februari 2026 yang lalu, sudah 45 hari tidak bisa berjalan sendiri.

“Walau beda generasi dengan Om Anton, tapi kita tetap satu profesi dan sama-sama beredar di satu lapangan yang sama juga,” Kata Riki.

“Resiko profesi dalam perjalan bisa menimpa siapa saja, untuk itu kami doakan cepat sembuh untuk om anton dan semoga rekan lain terhindar dari peristiwa yang sama, Amin,” tukuknya.

Baca Juga :   Ketua Moge (XOS) Payakumbuh Baselo di Dangau Topi Tobek, Om Anto: Dangau Topi Tobek Ngagenin

Kedatangan Riki dan istri yang datang membesuk tentu disambut hangat Om Acin dan keluarga.

“Terima kasih double R (Riki-Riki) atas kehadirannya untuk datang kerumah, mudah-mudahan kedatangannya dapat menguatkan beliau dalam menghadapi cobaan ini hingga diberikan kemudahan untuk menggapai kesembuhan,” Kata Istri Om Acin.

Menjenguk orang sakit adalah amalan mulia dalam Islam yang bernilai pahala besar, didoakan 70.000 malaikat, dan menjadi jalan menuju surga.

Perintah ini didasarkan pada prinsip tolong-menolong dalam kebaikan (QS. Al-Ma’idah: 2) dan kewajiban berbuat baik kepada sesama.

Lalu ada Perintah Berbuat Baik (Al-Qur’an): “Berbuat baiklah kepada… karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat…” (QS. An-Nisa: 36,

Baca Juga :   Warga Sungai Naniang Tanam Pisang Ditengah Jalan, Nah, Bupati Limapuluh Kota Pulkam Lewat Mana?

Hak Sesama Muslim (Hadis): Menjenguk orang sakit termasuk salah satu dari enam hak muslim atas muslim lainnya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW,
“Tidaklah seorang muslim menjenguk saudaranya pada waktu pagi, melainkan tujuh puluh ribu malaikat mendoakannya agar mendapat rahmat hingga sore hari…” (HR. Tirmidzi).

(*)