Diduga Uang Puluhan Juta Beredar Untuk Memuluskan Alat Berat Menuju Lokasi PETI

cMczone.com– Alat berat jenis Excafator untuk aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI) yang marak di daerah supali, hiliran Batang Gumanti, dan Hiliran Batang Gumanti yang terletak di kecamatan Hiliran Gumanti, kabupaten Solok, bebasnya alat berat tersebut melewati jalalan yan bukan kelasnya. Bahkan alat ersebut tanpa hambatan melintas di depan Mapolsek lembah Gumanti.

Menurut ketua DPD BAPERMEN Solok, hijratul Yulia hidayati bebasnya alat berat sampai menuju lokasi PETI dengan ug koordinasi puluhan juta yang dibagi ke semua pihak, baik untuk pemuda nagari yang dilintasi, Polsek, dan koramil yang ada di Kecamatan lembah Gumanti dan kecamatan Hiliran Gumanti. “Ada uang puluhan juta untuk memuluskan alat berat bisa sampai ke lokasi tambang,” tegasnya.

Baca Juga :   Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI ke 78 Tahun, Pemkel Teluk Dawan Adakan Lomba Karaoke

Dikatakannya, semenjak alat berat sering melintas di jalan antara Lahan Panjang menuju lokasi tambang, jalan yang oeruntukannya untuk masyarakat rusak parah.

” Semenjak alat berat untuk tambang emas sering melintas disini, jalan disini sudah semakin rusak, pasalnya truk yang bermuatan alat berat itu bermuatan puluhan ton, padahal ini hanya jalan kampung,” ujar masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.

Dirinya berharap kepada aparat Penegak Hukum bisa mengambil tindakan tegas agar alat berat yang ingin mask ke lokasi tambang tidak ada lagi, karena kalau dibiarkan jalan yang harusnya untuk masyarakat, hancur oleh alah berat tersebut.

“Kita akan menyurati instansi yang lebih tinggi untuk mencegah alat berat untuk PETI menghancurkan jalan masyarakat, jelasnya.

Baca Juga :   Tanggapi Soal Pegasus, Waka 1 DPRD Bungo: Geram Tutup Dan Gembok Pegasus

Sementara, Kapolsek Lembah Gumanti, AKP Rahmat Barata Sukarsih, justru mengatakan tidak mengetahui Adana alat berat melintas di wilayah hukumnya.

(Reni)