Pemerintah Kabupaten Aceh Besar resmi meluncurkan Program Desa Digital yang menyasar 30 gampong tahap pertama.
Program ini dirancang untuk memberdayakan pemuda desa agar melek teknologi, mengelola usaha kecil, dan menjual produk lokal melalui platform digital.
Aceh Besar – cMczone.com | Sabtu, 8 November 2025
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, menegaskan:
“Desa harus jadi subjek kemajuan, bukan objek pembangunan. Pemuda kita tidak boleh takut pada teknologi.”
Peserta program mendapatkan pelatihan e-commerce, pengemasan produk, hingga fotografi digital.
Salah satu peserta, Rinaldi (27) dari Gampong Lamreh, berhasil menjual kopi robusta lokal ke Jakarta dan Bandung.
“Dulu cuma bisa jual di pasar desa. Sekarang pembeli datang dari luar kota,” katanya bangga.
Program ini juga disinergikan dengan dana desa dan pendampingan perguruan tinggi setempat.
Catatan Redaksi cMczone.com:
Kemajuan bukan monopoli kota besar.
Ketika desa diberi akses dan kesempatan, mereka akan menulis kisahnya sendiri — kisah tentang kemandirian, kerja keras, dan cinta pada tanah kelahiran.







