cMczone.com– Balai Latihan Kerja (BLK) Payakumbuh di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat menggelar Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Klaster Pariwisata untuk keahlian Tata Rias Kecantikan (200 JP). Kegiatan dipusatkan di Dusun Tengah Sawah, Desa Silungkang Duo, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, Tahun Anggaran 2026.
Pelatihan ini diselenggarakan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan praktis yang adaptif terhadap kebutuhan industri pariwisata dan jasa kecantikan. Program ini terealisasi melalui dukungan Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Albert Hendra Lukman, yang bersinergi dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Proses pelatihan berlangsung intensif dengan memadukan pembekalan teori di kelas dan praktik langsung. Selama 200 Jam Pelajaran (JP), para peserta dibimbing oleh instruktur profesional untuk menguasai berbagai unit kompetensi dasar hingga mahir.
Adapun materi dan keterampilan yang diajarkan dalam pelatihan ini meliputi:
Analisis & Kesehatan Kulit Wajah Pengenalan jenis kulit, perawatan dasar (skincare), serta hygiene dan sanitasi alat makeup.
Teknik Dasar & Lanjutan Makeup (Make-Up Artist/MUA): Aplikasi foundation pengoreksian bentuk wajah (contouring/highlighting), pembentukan alis, hingga riasan mata (eyeshadow dan pemakaian bulu mata).
Tata Rias Pesta & Acara Formal: Teknik rias wajah untuk acara pernikahan, wisuda, dan busana adat/pariwisata lokal.
Penataan Rambut & Hijab (Hairdo & Hijab Do): Keterampilan menyelaraskan riasan wajah dengan tatanan rambut atau kreasi hijab yang modern dan rapi.
Manajemen Usaha Jasa Kecantikan: Pembekalan mengenai penentuan tarif jasa, strategi pemasaran digital, hingga pelayanan pelanggan (customer service).
Kepala BLK Payakumbuh, H. Satri Edi, S.Sos, yang hadir mewakili Kepala Disnakertrans Sumbar Firdaus Firman, S.IP., M.E., menegaskan bahwa jangkauan program BLK tidak hanya terbatas pada wilayah Payakumbuh, tetapi disebar ke berbagai daerah demi pemerataan akses keterampilan.
Dalam arahannya, H. Satri Edi menyampaikan bahwa program pelatihan ini diarahkan secara konkret untuk mendukung pencapaian visi besar daerah.
“Pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin pembekalan keterampilan dasar. Lebih dari itu, ini adalah langkah nyata BLK Payakumbuh dalam mendukung terwujudnya Sumatera Barat Madani yang Maju dan Berkeadilan, khususnya dalam mencetak 100 ribu entrepreneur baru di Sumatera Barat,” tegasnya.
Ia menambahkan, indikator utama keberhasilan pelatihan berbasis kompetensi ini tidak dinilai sebatas dari jumlah peserta yang selesai dilatih, melainkan dari sejauh mana para alumni mampu terserap di dunia kerja atau berani membuka usaha salon dan jasa MUA mandiri di tengah masyarakat. (****)







