oleh

Berbuntut Panjang, Pernyataan TPK Drainase Simpang Petai Tak Sinkron Dengan Kaur Perencanaan ?

Kampar, (cMczone.com) – Terkait kondisi bangunan drainase yang berada di RT 06/RW 03 Dusun 3 Kubucubadak, Desa Simpang Petai Kecamatan Rumbio Jaya Kabupaten Kampar- Riau, yang mana menuai polemik. Dan juga dari hasil pengawasan oleh tim Verifikasi dijumpai ada kesalahan dalam pengerjaan, sehingga pihak Kecamatan memperintahkan Pemdes Simpang Petai untuk melakukan perbaikan nampaknya masih berbuntut panjang.

Buntut panjang tersebut setelah warga pemilik lahan tidak terima terkait hasil pengerjaan yang diduga asal – asalan, dan tidak bermamfaat sebagaimana yang diharapkan, dan juga antara Kaur Perencanaan dengan TPK Drainase diduga memberikan jawaban tidak sinkron alias tak sejalan.

Keterangan Foto : Ketua FPII Korwil Kampar Asril, saat Konfirmasi kepada TPK Kegiatan Drainase Zaldi diruang Kepala Desa Simpang Petai

Terkait hal tersebut Sekretaris Desa Simpang Petai saat dikonfirmasi pada Senin (6/7/2020) mengatakan,” kalau perbaikan terkait air tergenang sudah kita bikin lubang di drainase tersebut, dan ini ada surat dari Kecamatan Rumbio Jaya, untuk lebih tahu langsung sama TPK kegiatannya,”ujar Sekdes sambil menunjukan ruangan Kasi Kesejahteraan Desa Simpang Petai.

Baca Juga :   Salut, Peduli Abang Becak, Kapolres AKBP Frido Bagikan Kado Natal.

Saat di tanyakan kepada Kepala Seksi Kesejahteraan yang juga merupakan TPK pelaksana kegiatan Drainase Zaldi kepada media menyebutkan,” bahwa hal tersebut sudah kita lakukan perbaikan, dimana perintah pihak Kecamatan melalui surat resmi yang memperintahkan kami untuk melakukan pembuatan lubang drainase untuk aliran air hujan , dan ini sudah sesuai Perintah Camat.

” Memang dalam perencanaan ada masalah dengan orang punya tanah, harusnya pembangunan drainase tersebut tidak sampai kerumah warga yang bermasalah sekarang, kalau drainase dibuat datar dengan jalan semenisasi yang diminta warga itu, tentu nantinya air akan tergenang, kita kan juga mencari volume pembangunan drainase, dan kami berpedoman kepada drainase lama”beber Zaldi.

Lebih lanjut dikatakan Zaldi bahwa kemarin Inspektorat sudah turun ke lokasi pembangunan Drainase, dan Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan terkait volume pengerjaan, pembangunan drainase sepanjang 101 Meter, jelasnya.

Baca Juga :   Sempena Maulid Nabi Muhammad SAW, Polsek Tanjungpinang Timur Bagikan Sembako pada Masyarakat Kurang Mampu

Kemudian terkait perpindahan pembangunan drainase kita sudah minta izin kepada pihak – pihak, dan ada pernyataan, masalah ini baru ada setelah pekerja ngecor dan pihak rumah protes kenapa dinding drainase tinggi, saya sudah jelaskan alasannya, dan juga pada saat tim Inspektorsat turun cek kelapangan warga tersebut juga menyampaikan kritikan secara langsung, dan inspektorat menyampaikan akan mencari solusi, imbuh Kasi Kesejahteraan.

Sementara itu apa yang disampaikan oleh TPK kegiatan justru berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan oleh Dian Maya selaku Kaur Perencanaan Desa Simpang Petai menurut Dian, bahwa awal pembangunan drainase tidak sampai kedepan rumah warga yang saat ini protes ke Desa, karena ada kendala ada batang besar yang tidak bisa dikali secara manual harus menggunakan alat berat jadi kalau kita lakukan akan menimbulkan biaya besar, tutup Dian yang saat itu langsung dipotong pembicaraan oleh Kasi Kesejahteraan.

Baca Juga :   Tanpa Syarat "Masyarakat Nias" Kota Batam Berikan Dukungan pada Ansar-Marlin

Juga katanya, urang tu memang macam tu, tanyolah samo uang keliliong rumah inyo tu, maso iyo ayu lodah inyo mengalir ka uma uang, dan ayu loda uang ndak bulio ngalir kaumanyo ( susah berurusan sama warga itu, masa ia air kotor dia lewat rumah orang namun air kotor orang tidak boleh lewat rumah dia) ” beber Dian dengan menggunakan bahasa Khas Ocu.

Dia juga mengatakan bahwa persoalan ini sudah diketahui pihak DPMD Kabupaten Kampar dan mereka sudah turun ke lapangan kalau tak salah namanya Ibu Eli, dan hasil perbaikan seperti yang diperintahkan oleh tim Kecamatan sudah kami sampaikan ke DPMD Kampar dalam berita acara dan file Foto,tutup Kaur Perencanaan.**(Tim/Red).

Komentar

Berita Lainnya