Luar Biasa, UPTD BLK Payakumbuh Nakertrans Sumbar Kembali Laksanakan Pelatihan Menjahit Berbasis Kompetensi di Pasaman Barat, Setelah ini di Payakumbuh dan Kab. Limapuluh Kota

cMczone.com– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Barat melalui UPTD-BLK Payakumbuh menggelar pelatihan menjahit pakaian wanita dewasa.

Pelatihan menjahit berbasis kompetensi tersebut di laksanakan di Nagari Bantahan, Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat.

Sejak 13 Mai hingga Paripurna 21 juni (terjadwal), sebanyak 16 peserta akan diberikan kompetensi menjahit selama 240 JP (Jam Pelajaran).

Bersumber dari APBD Sumatera Barat TA 2024, kegiatan ini merupakan pemenuhan aspirasi masyarakat yang diserap Via Reses dan pelaksanaannya melalui skema Pokir Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Gerindra, Hj.Yunisra Syahiran.

Hj.Yunisra Syahiran dalam keterangannya menyampaikan “Pelatihan menjahit ini bisa terlaksana berkat aspirasi yang kami serap melalui reses tahun sebelumnya, Kami mengucapkan Selamat berlatih kepada para peserta yang sudah terpilih melalui proses seleksi, mudah mudahan ilmu yang didapat, bisa dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan keluarga.”

Baca Juga :   Kapolda Sumatera Utara terima 1 (satu) unit Mobil PCR dan 45 Vial Obat

Instruktur/pelatih yang ditunjuk UPTD-BLK Payakumbuh dengan Metodologi Pelatihan dan Kompetensi yang bersetifikasi nasional.

“Materi yang akan kami ajarkan kepada peserta didik diantaranya cara mengukur, membuat pola, memotong bahan serta teknik menjahit yang benar. Selain itu, peserta didik juga diajarkan cara menjalankan mesin dan cara menjahit lurus, segitiga, lingkaran hingga membuat saku,dst,” ucap Instruktur.

“Sementara itu untuk Pelatihan menjahit (Tekhnis) yang di ajarkan mencakup berbagai aspek, termasuk pengenalan mesin jahit, pemahaman pola dan pengukuran, teknik pemotongan kain, jahitan dasar, penyelesaian, dan desain pakaian,” tambahnya.

Pelatihan menjahit ini bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja terampil khususnya dibidang menjahit dan memberikan bekal keterampilan untuk bekerja.

Baca Juga :   OPD di Pemprov Kepri Bakal di Rombak, Fraksi di DPRD Menyambut Baik

Tujuan Selanjutnya diharapkan keterampilan ini dapat digunakan untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menekan angka pengangguran.

Lalu dengan mengikuti pelatihan, peserta dapat membuka peluang baru dalam karir dan meningkatkan daya saing di pasar kerja.

Sementara itu Kepala UPTD BLK Payakumbuh, H. Satri Edi S.sos saat di konfirmasi media ini mengatakan “BLK merupakan Wadah yang menampung Kegiatan yang berbasis Kompetensi, dengan Melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan bagi Calon Tenaga Kerja atau Calon Usahawan Baru.”

“Indikator Kesuksesan Pelatihan ini adalah seberapa banyak BLK bisa mencetak Tenaga Kerja baru yang siap pakai bagi dunia Usaha, disamping itu Tenaga Kerja terampil dengan bekal Kompetensi yang kita Transfer dari Pelatihan bisa juga menggunakannya dengan membuka Usaha yang baru,” pungkasnya.

Baca Juga :   H. Nurkhalis Dt Bijo Dirajo Berikan Bonus Atlit FORKI Berprestasi

Tim