Cmczone.com, Sijunjung – Ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Timbulun yang dikelola oleh Yayasan Lubuk Dendang Berjaya resmi mulai beroperasi di Nagari Timbulun, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Senin (16/2/2026).
Peresmian tersebut menjadi simbol dimulainya operasional dapur SPPG Timbulun sebagai bagian dari penguatan layanan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah, melalui kolaborasi antara SPPG Timbulun dan Yayasan Lubuk Dendang Berjaya.

Turut hadir, anggota DPRD Sijunjung, Aprizal PB dan Hardevi, Camat Tanjung Gadang, Rahmad Azandi Fajar, unsur Forkopimcam dan para Wali Nagari se-Kecamatan Tanjung Gadang.
Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa Yuswir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas hadirnya SPPG Timbulun serta kolaborasi semua pihak.
“Ini merupakan SPPG ke-13 di Kabupaten Sijunjung. Saat ini sudah melayani hampir 36 ribu anak-anak kita. Kami berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan dengan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Program ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan layanan gizi berkelanjutan bagi anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar, guna meningkatkan derajat kesehatan serta kualitas sumber daya manusia.
“Ketersediaan makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak sekolah adalah fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” tegas Bupati.
Melalui pelaksanaan Program MBG, diharapkan kebutuhan gizi anak-anak sekolah di Kecamatan Tanjung Gadang dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat di masa depan.

“Kami tidak ingin ada kendala di lapangan. Pengawasan dilakukan agar layanan SPPG berjalan optimal, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Lubuk Dendang Berjaya, Darsil bin Abd Muis, menyampaikan komitmen yayasan dalam mendukung penuh keberlanjutan program pemenuhan gizi di Kabupaten Sijunjung.
Kemudian, Kepala SPPG Timbulun, Karlo Mikola, S.Tr.Gz, menjelaskan bahwa pada tahap awal SPPG Timbulun menargetkan 23 sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan 1.687 penerima manfaat, termasuk tenaga pendidik.
Program ini diharapkan menjadi model layanan gizi terintegrasi yang mampu memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sijunjung secara berkelanjutan. (*)








